|
semalam titisan airmata mengalir hangatnya ku terasa pilu... pagi ini tangisanku masih bersisi dipipi kejujuran dan kesetiaanku di salah erti... aku tidak mengerti.. ntah... tangisanku tidak didengarinya.. biarlah aku sendiri menyapu airmata ini bagaimana harus ku lakukan ... kepercayaan tiada di hatinya.. biarlah apa yang hendak dilakukan ia, aku benci berperasaan begini... aku letih menghadapinya.. tapi inilah hakikat yang terpaksa ku terima... di mana silapku? aku bingung memikirkan segalanya.. kenapa masih terjadi segala ini bukan ini yang ku pinta.. cukuplah segala yang aku lalui dulu.. mungkin ia berpunca dariku... mungkin ini silapku... tersalah langkah dalam membuat keputusan.. biarlah jari itu menundingku...biarlah...
|
| Leave a Comment: |